KOTA BEKASI (INFO PUBLIK) – Pesantren umumnya dikenal sebagai tempat menuntut ilmu agama dan pembentukan akhlak, namun di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Assadiyyah Rawalumbu, disampaikan pula pelajaran penting mengenai ketertiban berlalu lintas sebagai bagian dari bekal kehidupan bermasyarakat, Senin (08/06/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polantas Menyapa, di mana jajaran Samsat Kota Bekasi bersama Polantas Metro Jaya hadir dengan pendekatan yang akrab dan penuh kekeluargaan, guna mengubah pandangan masyarakat bahwa petugas hanya bertugas saat melakukan penertiban.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar mematuhi peraturan, melainkan juga merupakan wujud tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain, yang sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan di lingkungan pesantren. Materi disusun dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh para santri.
Selain memberikan edukasi, pihak Samsat juga menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada pengasuh pondok pesantren, Kyai Nasir, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan pendidikan di lembaga tersebut.
Pihak pengasuh menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan tersebut, mengingat hal ini menjadi bekal tambahan yang berharga bagi para santri agar selain menguasai ilmu agama, mereka juga memahami tata cara berperilaku yang baik dan aman saat berada di jalan raya.
Dengan pendekatan yang mengedepankan pendidikan dan kedekatan, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini, sehingga kelak akan lahir generasi yang tidak hanya berilmu tinggi, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan kepedulian terhadap keselamatan bersama. (*)
