Perkuat Ilmu dan Ciptakan Lulusan Siap Bersaing: UBL Wisuda 758 Mahasiswa dan Kukuhkan Guru Besar Ilmu Layanan Publik

BANDAR LAMPUNG (INFO PUBLIK) – Perguruan tinggi tidak hanya bertugas meluluskan mahasiswa, tetapi juga memperkaya khazanah ilmu dan memastikan lulusannya mampu menjawab tantangan zaman. Filosofi itulah yang diwujudkan Universitas Bandar Lampung (UBL) dalam satu momen bersejarah: Wisuda ke-75 sekaligus Pengukuhan Guru Besar, yang digelar di Convention Hall Mahligai Agung, Rabu (3/6/2026).

Sebanyak 758 lulusan resmi melepas status mahasiswanya, sementara UBL secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ida Farida, M.Si. sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Layanan Publik. Bagi Rektor UBL, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A., dua peristiwa ini saling melengkapi: peningkatan kualitas akademik perguruan tinggi harus beriringan dengan penyiapan sumber daya manusia yang kompeten.

“Pengukuhan guru besar adalah bukti kematangan intelektual kami, sedangkan wisuda adalah hasil nyata dari proses pendidikan. Keduanya sama pentingnya untuk memastikan UBL terus menjadi pusat ilmu yang relevan dan bermanfaat,” tegasnya.

Dengan kehadiran guru besar baru ini, UBL semakin memperkuat perannya dalam mengembangkan tata kelola pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Pendidikan Disesuaikan dengan Kebutuhan Dunia Nyata

Menyadari bahwa dunia kerja kini berubah sangat cepat akibat teknologi digital dan persaingan global, UBL tidak tinggal diam. Sejak Tahun Akademik 2025/2026, perguruan tinggi ini menerapkan terobosan bernama Personally Customized Curriculum (PCC). Berbeda dengan sistem konvensional, pendekatan ini memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk merancang jalur belajarnya sendiri — disesuaikan dengan minat, bakat, dan tujuan karier masing-masing.

“Kami tidak ingin lulusan kami hanya menjadi penonton perubahan. Melalui kurikulum yang fleksibel ini, mereka dibekali kemampuan untuk terus berkembang, berkolaborasi, bahkan menciptakan peluang kerja sendiri. Gelar saja tidak cukup; yang dibutuhkan adalah kompetensi yang nyata,” jelas Rektor.

Transformasi ini merupakan langkah strategis menuju visi UBL sebagai World Class Entrepreneurial University — perguruan tinggi berkelas dunia yang melahirkan lulusan inovatif, berkarakter, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Hasilnya mulai terlihat: sejumlah program studi berakreditasi Unggul, kerja sama dengan berbagai institusi makin luas, dan kepercayaan masyarakat terus meningkat.

Pesan: Kelulusan Adalah Awal Perjalanan

Dalam kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada orang tua, keluarga, dan seluruh mitra strategis yang telah mendukung perjalanan pendidikan para mahasiswa. Namun, pesan utamanya ditujukan langsung kepada para wisudawan.

“Jangan anggap hari ini sebagai garis akhir. Ini hanyalah titik awal perjalanan yang sesungguhnya. Teruslah belajar, jaga integritas, dan bawa nama baik almamater. Jadilah agen perubahan yang mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar, daerah, bahkan bangsa,” pesannya.

Dengan kekuatan ilmu pengetahuan yang terus diperkaya dan sistem pendidikan yang adaptif, UBL berkomitmen terus mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh menghadapi dinamika zaman. (*)

 

 

Tinggalkan Balasan